Arsitektur & Sejarah TCP/IP

STSI4205 · Jaringan Komputer · Aktivitas Belajar 1

Arsitektur, Sejarah, Standardisasi, dan Tren TCP/IP

TCP/IP adalah protokol yang melandasi internet dan jaringan dunia. Materi ini menelusuri bagaimana jaringan yang berbeda-beda dapat saling terhubung, bagaimana empat lapisan protokolnya bekerja, perangkat apa yang menyambungkannya, serta bagaimana sejarah dan standar internet terbentuk hingga menuju tren masa depan.

Program Studi Sistem Informasi · Fakultas Sains dan Teknologi · Universitas Terbuka

01

Model Arsitektur TCP/IP

Transmission Control Protocol / Internet Protocol

TCP/IP merupakan protokol yang melandasi internet dan jaringan dunia, terbentuk dari dua komponen utama yang bekerja bersama.

Lapisan Transport

TCP — Transmission Control Protocol

Mengatur bagaimana data dipecah menjadi paket-paket kecil, dikirim secara andal ke tujuan, lalu disusun ulang sesuai urutan aslinya. TCP memastikan pengiriman data yang reliabel antar host.

02

Internetworking

Tujuan TCP/IP adalah membangun koneksi antar jaringan (network) yang berbeda bentuk fisiknya — biasa disebut internetwork, atau internet — untuk menghubungkan host yang berbeda jaringan, bahkan terpisah secara geografis pada area yang luas.

Skala kecil

2 Jaringan + 1 Router

Dua jaringan (Network 1 dan Network 2) yang terhubung lewat sebuah router terlihat, dari luar, sebagai satu virtual network yang utuh.

Untuk mengidentifikasi host diperlukan sebuah alamat, disebut IP address. Jika sebuah host memiliki beberapa interface jaringan (seperti router), setiap interface harus memiliki IP address yang unik.

IP Address <nomor jaringan><nomor host>
Bagian 1 Nomor Jaringan
Bagian 2 Nomor Host

03

Lapisan pada Protokol TCP/IP

Protokol TCP/IP disusun dalam empat lapisan berurutan, dari yang berinteraksi langsung dengan pengguna hingga yang berhubungan dengan perangkat keras jaringan. Klik tiap lapisan untuk melihat protokol yang bekerja di dalamnya.

Lapisan ke-1 (teratas)

Layer Aplikasi

Lapisan tertinggi yang berinteraksi langsung dengan pengguna. Berisi program aplikasi buatan pengguna atau standar produk TCP/IP, misalnya TELNET, FTP, dan SMTP.

04

Aplikasi TCP/IP

Level tertinggi pada layer TCP/IP adalah aplikasi, tempat pengguna berinteraksi langsung dengan jaringan. Contoh aplikasi yang merupakan produk standar dari TCP/IP:

TELNET Terminal interaktif untuk mengakses suatu remote host di internet.
Karakteristik Protokol Aplikasi
  • Merupakan program aplikasi yang dibuat oleh pengguna, atau aplikasi yang merupakan standar dari produk TCP/IP.
  • Menggunakan mekanisme TCP atau UDP.
  • Menggunakan model interaksi client/server.

05

Bridge, Router, dan Gateway

Ketiga perangkat ini sama-sama menghubungkan jaringan, tetapi bekerja pada lapisan yang berbeda dan dengan perlakuan berbeda terhadap IP.

Bridge

Menghubungkan jaringan pada layer network interface dan meneruskan frame; berfungsi sebagai MAC relay. Bridge transparan terhadap IP — apabila suatu host mengirim IP datagram ke host lain, IP tidak diawasi oleh bridge dan langsung diteruskan ke host tujuan.

Router

Menghubungkan jaringan pada layer internetwork dan mengarahkan jalur paket data. Router mampu memilih jalur terbaik untuk pengiriman data karena memiliki routing. Router tidak transparan terhadap IP — ia meneruskan paket berdasarkan alamat IP dari data.

Gateway

Menghubungkan jaringan pada layer di atas router dan bridge. Gateway mendukung pemetaan alamat dari satu jaringan ke jaringan lain, dan merupakan pintu keluar suatu host menuju jaringan di luar.

06

Sejarah Internet

Perjalanan internet melewati beberapa tonggak penting, dari jaringan riset militer hingga infrastruktur global yang dipakai sehari-hari.

Akhir 1960-an

ARPANET

Jaringan riset awal yang dikembangkan oleh Advanced Research Projects Agency (ARPA/DARPA) milik Departemen Pertahanan AS. ARPANET menjadi cikal bakal arsitektur packet-switching yang melandasi internet modern.

07

Standardisasi TCP/IP

Protokol internet berkembang lewat proses standardisasi terbuka yang terdokumentasi, bukan ditetapkan sepihak oleh satu pihak.

Request for Comment (RFC)
Dokumen resmi yang memuat spesifikasi teknis, proposal, atau catatan mengenai protokol dan praktik internet. RFC diterbitkan dan dikelola oleh RFC Editor bersama komunitas IETF, dan menjadi bentuk publikasi utama bagi setiap usulan standar internet.
Internet Standard
Status kematangan tertinggi yang dapat dicapai sebuah RFC, setelah melalui tahapan proposal dan pengujian interoperabilitas sesuai proses standar internet yang berlaku (Internet Standards Process).

08

Internet Masa Depan

Beberapa arah perkembangan internet yang terus membentuk bagaimana jaringan dipakai ke depannya.

Aplikasi Multimedia Kebutuhan bandwidth besar untuk layanan suara, video, dan streaming real-time semakin mendominasi trafik internet.

09

Referensi Rekomendasi

Bacaan lanjutan untuk memperdalam arsitektur TCP/IP, sejarah internet, dan proses standardisasinya.

Comer, D. E. Internetworking with TCP/IP, Volume 1: Principles, Protocols, and Architecture (6th ed.). Pearson.

Rujukan klasik untuk arsitektur TCP/IP, konsep internetworking, dan struktur IP address yang dibahas pada materi ini.

cs.purdue.edu/homes/comer →

Tanenbaum, A. S., & Wetherall, D. J. Computer Networks (6th ed.). Pearson.

Membahas lapisan protokol jaringan serta fungsi bridge, router, dan gateway secara mendalam.

pearson.com →

Forouzan, B. A. Data Communications and Networking with TCP/IP Protocol Suite (6th ed.). McGraw-Hill.

Bahasan bottom-up tiap lapisan TCP/IP, termasuk protokol aplikasi seperti TELNET, FTP, dan SMTP.

mheducation.com →

Internet Society. A Brief History of the Internet.

Tinjauan resmi mengenai ARPANET, NSFNET, dan tonggak sejarah lain yang membentuk internet.

internetsociety.org →

RFC Editor / IETF. RFC 2026 — The Internet Standards Process, Revision 3.

Dokumen resmi yang menjelaskan proses RFC hingga sebuah usulan mencapai status Internet Standard.

rfc-editor.org →